Aroma Bakery Bantu Korban Puting Beliung

44

MEDAN, Lapan6tv | Aroma Bakery & Cake Shop memberikan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah angin puting beliung di Jln Pertahanan, Desa Patumbak, Psr V, Kab Deliserdang, Selasa (7/4/2020).

Pemberian bantuan ini langsung dilakukan oleh CEO Aroma Bakery & Cake Shop, H Suhardi SE, diwakili oleh Maneger HRD Thamrin Kasim.

“Semoga apa yang kita lakukan ini dapat meringankan beban warga yang tertimpa musibah. Sedikitnya ada puluhan sembako yang kita kasih ke warga diantaranya ada beras, indomie, ikan, telur, gula, dan lainnya,” ujar H Suhard,i, pada wartawa.

Menurut Suhardi, ditengah maraknya wabah virus covid 19 ini banyak warga yang membutuhkan bantuan. Untuk itu Suhardi juga ingin mengajak para dermawan untuk mau menyisihkan hartanya agar dapat membantu warga yang tengah membutuhkan.

Sebelumnya, hujan disertai angin kencang puting beliung terjang tiga Desa di Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Senin (6/4/202), dikabarkan ada seratusan rumah warga yang mengalami rusak.

Camat Patumbak, Danang Purnama ketika dikonfirmasi wartawan menyebutkan, ketiga desa yang dihantam angin puting beliung ini yakni Desa Patumbak I, Desa Patumbak II, dan Desa Lantasan Baru.

“Saya dapat laporan ada 100 an rumah yang rusak akibat angin puting beliung,” katanya, Selasa (7/4/2020).

Sambung Camat, setelah dilakukan pendataan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. “Korban jiwa tidak ada. Umumnya rumah penduduk mengalami kerusakan pada atap,” ujar Camat.

Dalam peristiwa ini terlihat sejak semalam hingga hari ini petugas dari kecamatan dibantu TNI/Polri terus melakukan gotong-royong memperbaiki atap rumah warga yang rusak. Sampai sejauh ini belum ada satupun warga yang mengungsi atas peristiwa tersebut.

Kendati begitu, pemerintah telah menyiapkan dapur umum di dua desa dan juga tenda pengungsi apabila nantinya ada warga yang terpaksa mengungsi.

BERITA TERKAIT  Ayah Tega Bunuh Anak Tiri Yang Berusia 2 Tahun Karena Kesal

“Sejauh ini belum ada yang mengungsi. Penduduk di Desa yang terkena musibah umumnya masih terikat saudara jadi bisa menginap di rumah saudaranya,” jelasnya. (Anto)