Diusulkan Kompolnas Jadi Kapolri, Ini Sepak Terjang Komjen Agus Andrianto

66

Lapan6tv.com, Jakarta – Komjen Agus Andrianto diusulkan Kompolnas sebagai salah satu calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis. Komjen Agus berpengalaman di bidang reserse.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Senin (12/1/2021), Agus lahir di Blora, Jawa Tengah pada 16 Februari 1967. Agus merupakan lulusan akademi Akdemi Kepolisian 1989.

Agus mengawali kariernya dengan bertugas di Polres Dairi. Setelah itu, Agus menjabat sebagai Kapolsek Sumbul pada 1992.Setahun setelahnya, Agus digeser menjadi Kapolsek Parapat pada 1993. Dua tahun kemudian, Agus ditunjuk sebagai Kapolsek Percut Seituan.

Selama menjadi perwira menengah, Agus juga sempat menduduki sejumlah jabatan strategis. Pada 2007, Agus ditugaskan menjadi Kapolres Tangerang.
Lalu Agus dirotasi menjadi Kapolres Metro Tangerang. Setelah itu, Agus ditarik lagi kembali ke Sumut untuk mengisi jabatan Dirkrimum Polda Sumut.

Saat menjabat sebagai Dirtipidum Bareksrim Polri, Agus menangani kasus penting dan menyita perhatian publik yaitu penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Kasus itu kemudian selesai dilimpahkan ke pengadilan dan Ahok kini telah dijatuhi hukuman penjara.

Setahun kemudian, Agus dimutasi menjadi Wakapolda Sumut. Pada 2018, Agus dipromosikan menjadi Kapolda Sumut.

Selama kepemimpinannya, Polda Sumut melakukan pengamanan proses Pemilu 2019. Selain itu, Agus juga menyatakan Polda Sumut siap mengawal keamanan destinasi wisata di Sumut, salah satunya di Danau Toba.

“Karena keamanan ini syarat utama untuk apapun. Termasuk wisata dan investasi. Mudah-mudahan kalau aman akan datangkan investor,” kata Agus saat Rapat Koordinasi Pengamanan dan Pengelolaan Mendukung Pembangunan Kawasan Danau Toba Sebagai Destinasi Wisata Internasional di Tuktuk, Kabupaten Samosir, Sumut, Minggu (25/8/2019).

Agus kembali mendapat promosi jabatan pada 2019. Dia ditunjuk sebagai Kabaharkam Polri dan resmi menyandang bintang tiga.

BERITA TERKAIT  Perdagangan Wanita di Kepri Terbongkar

Selama masa kepemimpinannya, Baharkam terlibat dalam proses pencegahan penyebaran virus COVID-19. Agus menekankan sinergi antara lembaga yang ada di pusat dan daerah.

“Kewenangan yang didelegasikan ke daerah harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh pemerintah daerah, bukan layaknya raja kecil yang bisa berbuat semaunya,” kata Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto selaku Kepala Operasi Khusus Aman Nusa II Penanggulangan COVID-19 dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/4/2020).

Dalam kondisi saat ini, Agus menyampaikan kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat.

“Dalam tatanan bernegara, tidak ada yang berdiri sendiri. Saat ini kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, apalagi dalam kondisi bencana non-alam saat ini. Semua harus bersinergi untuk masyarakat, khususnya antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” ujar dia.(dtc/res)