Hanura Kubu Wiranto Diminta Tak Gelar Munas Tandingan

12

Jakarta, Lapan6tv I Politikus Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir meminta kubu Wiranto tak berniat menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) sebagai tandingan Munas yang mengukuhkan Oesman Sapta Oedang (OSO) sebagai ketua umum.

Hal itu ia sampaikan mengingat Ketua Dewan Kehormatan Hanura periode sebelumnya, Chairuddin Ismail yang ingin membuat Munaslub tandingan karena menilai Munas yang digelar OSO abal-abal.
Inas lantas mempertanyakan Pengurus Pusat Hanura mana yang akan digalang oleh kubu Wiranto dalam Munaslub tandingan tersebut.

“Lalu DPP yang mana yang akan digalang oleh Chaerudin Ismail? Jangan-jangan dia sedang mimpi kepingin jadi Ketua Umum Partai Hanura? Bangun, Pak! Hari sudah siang jangan mimpi melulu!” Kata Inas kepada CNN lewat pernyataan tertulis, Kamis (19/12).

Lebih lanjut, Inas menilai Hanura kubu Wiranto tak cerdas mengambil sikap apabila menggelar Munaslub tandingan. Sebab, menurutnya, pihak yang berhak menggelar Munaslub adalah kepengurusan yang sah berdasarkan Surat Keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM.

Inas juga menilai Hanura kubu Wiranto tak memiliki struktur kepengurusan yang sah berdasarkan SK Kemenkumham.

“DPP yang memiliki SK Menkumham adalah Hanura dengan Ketua Umum OSO, di mana sekarang ini sudah demisioner,” kata dia.

Selain itu, Inas mengatakan tak ada larangan bila calon ketua umum Hanura hanya satu orang dalam Munas. Hal itu sudah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Hanura tentang pencalonan ketua umum.

Ia mengatakan sebenarnya ada calon ketua umum Hanura lainnya dalam Munas III Hanura. Akan tetapi, kata Inas, kandidat tersebut tak memiliki dukungan dari peserta Munas.

“Makanya pernyataan Chairuddin Ismail bahwa Munas yang digelar OSO cs tidak sah, di mana menurut dia salah satu indikatornya adalah calonnya hanya satu, merupakan pernyataan anak-anak yang baru melek politik,” kata dia.(res/cnn)

BERITA TERKAIT  Orang Karo Calon Walkot Medan, Nambah Warna Kontestan Pilkada 2020