Ketua PSI Sumut Undur diri dari Partai

8

Medan, Lapan6tv I  Kabar mengejutkan datang dari (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumatera Utara. Melalui akun facebooknya, eks Ketua DPW PSI Sumut, Fuad Ginting menyatakan mengundurkan diri dari partai yang dinakhodai Grace Natalie itu.

Seperti disebutkan pada tribun, Fuad mengemukakan ihwal mengenai pengunduran dirinya. Menurutnya, pasca perhelatan pemilu serentak 2019, ia ingin libur sementara dari kegiatan politik.

Ia mengaku ingin berfokus pada dunia akademik yang telah digelutinya sejak lama.

Pemilu 2019 telah selesai, saya ingin kembali berfokus menjadi akademisi yang telah saya bangun sejak lama,” katanya, Minggu (3/11/2019).

Fuad membantah adanya gejolak internal dalam partai tersebut. Menurutnya, keputusan pengunduran diri tersebut, murni alasan pribadi.

Ia mengatakan, secara formal dirinya mengirim surat pengunduran diri ke Dewan Pimpinan Pusat PSI di Jakarta tanggal 1 Oktober lalu.

“Namun saya mendapatkan surat balasannya secara resmi sebulan kemudian pada 1 November lalu. Di situlah saya resmi tidak menjabat lagi,” ujarnya.

Menurut Fuad, keputusannya tersebut mengejutkan seluruh pihak terutama jajaran DPW PSI Sumut. Ia mengaku sempat menerima pro dan kontra dari keputusan yang diambilnya.

“Ada yang bertanya, ada yang setuju dan tidak setuju namun bagi saya itu hal yang lumrah,” jelasnya.

Fuad mengaku belum dapat memberitahu, siap sosok suksesor pengganti dirinya. Menurutnya kepemimpinan DPW PSI Sumut dikembalikan ke DPP PSI di Jakarta.

“PSI juga sedang mengadakan pembukaan rekrutmen untuk pengurus,” katanya.

Baginya, sebagai alumni Fakultas Ilmu Sosial Politik, dirinya mendapatkan pengalaman yang berharga saat memimpin PSI di Sumatera Utara.

“Untuk saya, PSI merupakan laboratorium politik yang memberikan saya pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga,” jelasnya.

Ia menjelaskan, ke depan masih terdapat kemungkinan untuk berkiprah kembali di jalur politik.

BERITA TERKAIT  Partai Pengusung Mulai Minta Jatah Kursi Menteri

Ia berharap keputusan tersebut tak menyusutkan semangat kader dalam berjuang.

“Untuk semua kader, ini adalah keputusan saya pribadi. Jika masih ada pekerjaan besar yang masih belum diselesaikan maka tuntaskan dan besarkan partai ini,” katanya.

Dikatakannya, PSI Sumut ke depan hendaknya mengentaskan permasalahan pengkaderan, administrasi para anggota dan pemenangan pilkada 2020.(res/tnc)