Korban Serahkan Terduga Pelaku Penipuan ke Polsek Medan Timur

48
(Foto: Ilustrasi)

MEDAN, Lapan6tv | Diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan, seorang wanita diamankan Satreskrim Polsek Medan Timur.

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin saat di konfirmasi wartawan membenarkan telah menahan seorang wanita atas laporan warga berinisial I.

” Sudah kita tahan sejak Minggu (31/5) kemarin pukul 21.00 Wib” jelasnya.

Arifin menambahkan, penahanan terlapor setelah penyidik menerima laporan pengaduan (LP) pelapor yang mengaku menjadi korban penipuan dan penggelapan.

” Penetapan dan penahanan terhadap terlapor dilakukan setelah penyidik memintai keterangan korban dan sejumlah saksi serta gelar perkara yang dilakukan penyidik,” tambahnya.

Dalam laporan polisi tersebut, korban mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 15 Juta.

” Modusnya bisnis, pelapor di minta tanam modal sebesar Rp15 Juta. Dalam 10 hari korban dijanjikan keuntungan Rp 2.5 Juta,” terang Arifin.

Korban sempat tergiur dengan keuntungan yang di janjikan terlapor, kemudian menyetorkan uang sebesar Rp 15 Juta melalui tranfer di mesin ATM BCA jalan Sumatera Medan.

” Pada tanggal 10 Maret 2020, korban mentransfer uang kepada terlapor melalui ATM BCA dengan janji dalam per 10 hari korban akan menerima keuntungan sebesar Rp 2.5 Juta,” lanjutnya.

Awalnya, bisnis tersebut berjalan lancar. Sepuluh hari berjalan, korban menerima uang keuntungan sesuai yang dijanjikan.

” 10 hari pertama korban menerima keuntungan yang dijanjikan. Namun minggu selanjutnya uda tidak ada lagi,” jelasnya.

Melihat gelagat tidak baik, Korban meminta terlapor mengembalikan uang yang disetornya.

” Korban sempat meminta uangnya dikembalikan secara baik-baik, namun terlapor menolak memberi,” ungkap Arifin.

Hingga akhirnya, korban dan terlapor mendatangi Polsek Medan Timur.

” Polisi sudah memberi ruang agar terlapor dan pelapor menyelesaikan masalahnya secara ke keluargaan. Namun mediasi tersebut tidak berjalan baik. Malah terlapor dan pelapor sempat terlibat adu mulut,” paparnya.

BERITA TERKAIT  Migor Curah akan Dilarang, Pengusaha Hingga Pedagang Gorengan Resah

Tidak ada kata sepakat, korban kemudian membuat pengaduan ke ruang SPKT Polsek Medan Timur.

” Bukan polisi yang nangkap, tapi terlapor diserahkan langsung oleh korban dan warga ke Polsek Medan Timur. Ada berita acara penyerahan terlapor ke petugas kok,” terangnya.(Re)