PKS-Berkarya Mau Bahas Oposisi, NasDem: Solid Atau Tidak Tergantung Situasi

11

Jakarta, Lapan6tv I PKS dan Berkarya bakal bertemu untuk membahas pelembagaan oposisi. NasDem menilai solid atau tidaknya oposisi antara kedua partai itu tergantung situasi.

“Apakah ini akan solid atau tidak, tergantung situasinya. Kalau pertemuan itu membuat mereka jadi solid ya bagus. Fungsi check and balances akan menjadi semakin kuat dan itu bagus bagi demokrasi,” kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera 2 Partai NasDem Willy Aditya kepada wartawan, Selasa (19/11/2019).

Menurut Willy, fungsi check and balances harus diperkuat agar kebijakan pemerintah mendapat keseimbangan pandangan. Fungsi itu dimaksudkan juga agar kebijakan pemerintah tidak melenceng dari konstitusi.

“Dalam sistem presidensial seperti di Indonesia ini, fungsi check and balances ini sebenarnya yang mestinya dikuatkan. Supaya sebuah kebijakan mendapatkan keseimbangan pandangan, supaya kebijakan negara tidak menjadi semena-mena atau melenceng dari konstitusi,” ujar Willy.

Sebelumnya, juru bicara PKS Pipin Sopian mengatakan salah satu hal yang bakal dibahas dalam pertemuan itu adalah pelembagaan oposisi. Namun, Pipin enggan menjelaskan mekanisme pelembagaan yang dimaksudnya.

“(Akan membahas) pelembagaan oposisi untuk menyehatkan demokrasi,” kata juru bicara PKS Pipin Sopian saat dikonfirmasi, Senin (18/11).

Pertemuan antara Partai Berkarya dan PKS ini disebut telah dijadwalkan sejak sepekan lalu. Rencananya, Presiden PKS Sohibul Iman akan menyambut kedatangan Ketum Berkarya Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto).

Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufri, Sekjen PKS Mustafa Kamal, dan jajaran Pimpinan PKS lainnya juga akan hadir. Tommy dan rombongan Partai Berkarya rencananya akan tiba di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan pada Selasa (19/11) pukul 16.00 WIB.(res/dtc)

BERITA TERKAIT  Cuma Modal Rp 100 Ribu Tesla Bisa Digeber Jakarta-Semarang